Showing posts with label Ilmu. Show all posts
Showing posts with label Ilmu. Show all posts

Pengertian Analisis SWOT Menurut Para Ahli

Menurut Freddy Rangkuti Analisis swot adalah indifikasi berbagai faktor secara sistematis untuk merumuskan strategi perusahan. Analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (sterngths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat meminimalkan kelemahan ( weaknesses) dan ancaman (threats).

Analisis SWOT menurut Sondang P. Siagian merupakan salah satu instrument analisis yang ampuh apabila digunakan dengan tepat telah diketahui pula secara luas bahwa “SWOT merupakan akronim untuk kata-kata strenghs (kekuatan), weaknesses (kelemahan), opportunities (peluang) dan htreats (ancaman).8

Analisis SWOT menurut Philip Kotler diartikan sebagai evaluasi terhadap keseluruhan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman. Analisis SWOT merupakan salah satu instrumen analisis lingkungan internal dan eksternal perusahaan yang dikenal luas. Analisis ini didasarkan pada asumsi bahwa suatu strategi yang efektif akan meminimalkan kelemahan dan ancaman. Bila diterapkan secara akurat, asumsi sederhana ini mempunyai dampak yang besar atas rancangan suatu strategi yang berhasil.

Menurut Ferrel dan Harline (2005), fungsi dari Analisis SWOT adalah untuk mendapatkan informasi dari analisis situasi dan memisahkannya dalam pokok persoalan internal (kekuatan dan kelemahan) dan pokok persoalan eksternal (peluang dan ancaman). 

Analisis SWOT tersebut akan menjelaskan apakah informasi tersebut berindikasi sesuatu yang akan membantu perusahaan mencapai tujuannya atau memberikan indikasi bahwa terdapat rintangan yang harus dihadapi atau diminimalkan untuk memenuhi pemasukan yang diinginkan.

Analisis SWOT adalah identifikasi berbagai faktor secara systematis untuk merumuskan strategi perusahaan, analisis ini didasarkan pada logika yang dapat memaksimalkan kekuatan (strengths) dan peluang (opportunities), namun secara bersamaan dapat menimbulkan kelemahan (weaknesses)dan ancaman (threat). 

Proses pengambilan keputusan strategis selalu berkaitan dengan pengembangang misi, tujuuan , dan strategi, dan kebijan dari perusahaan. Dengan demikian perecanaan strategi (strategic planner) harus menganalisi faktor-faktor strategis perusahaan (kekuatan, kelemahan , peluang, dan ancaman) dalam kondisi yang ada disaat ini. Hal ini disebut dengan analisis situasi. Model yang paling popular untuk analisis situasi adalah analisi SWOT.

Sedangkan menurut sondang p sinagian ada pembagian faktor-faktor strategis dalam analisi SWOT yaitu:
1. Faktor berupa kekuatan
Yang dimaksud dengan faktor-faktor kekuatan yang dimiliki oleh suatu perusahaan termasuk satuan-satuan bisnis didalamnya adalah antara lain kompetisi khusus yang terdapat dalam organisasi yang berakibat pada pemilkikan keunggulan komparatif oleh unit usaha dipasaran. Dikatan demikian karena satuan bisnis memilki sumber keterampilan, produk andalan dan sebagainya yang membuatnya lebih kuat dari pada pesaing dalam memuaskan kebutuhan pasar yang sudah dan direncanakan akan dilayani oleh satuan usaha yang bersangkutan.

2. Faktor kelemahan
Yang dimaksud dengan kelamhan ialah keterbatasan atau kekurangan dalam hal sumber, keterampilan, dan kemampuan yang menjadi penghalang serius bagi penampilan kinerja organisasi yang memuaskan

3. Faktor peluang
Definisi peluang secara sederhana peluang ialah berbagai situasi lingkuangan yang menguntungkan bagi suatu satuan bisnis.

4. Faktor ancaman
Pengertian ancaman merupakan kebalikan pengertian peluang yaitu faktor-faktor lingkungan yang tidak menguntungkan suatu satuan bisnis jika jika tidak diatasi ancaman akan menjadi bahaya bagi satuan bisnis yang bersangkutan baik unutk masa sekarang maupun dimasa depan.

Dengan mengunakan cara penelitian dengan metode analisis SWOT ini ingin menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi faktor internal dan eksternal, kedua faktor tersebut harus dipertimbangkan dalam analisis SWOT. Cara membuat analisis SWOT penelitian menunjukkan bahwa kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi factor internal dan eksternal .kedua factor tersebut harus dipertimbangkan dalam analis SWOT. SWOT adalah singkatan dari lingkuangan internal strengths dan weaknesses serta lingkungan eksternal opportunities dan threats yang dihadapi didunia bisnis. Analisis SWOT membadingkan antara factor ekternal peluang (opportunies) dan Ancaman (threats) dengan factor internal kekuatan (strenghs) dan kelemahan (weaknesses).

Pengertian Analisis SWOT

Kuadran 1 : ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan. Perusahaan tersebut memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Startegi yang harus diterapka dalam kondisi ini adalah mndukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (Growth oriented strategy)

Kuadran 2 : meskipun menghadapi berbai ancaman, perusahaan ini masih memiliki kekuatan dari segi internal. Strategi yang harus diterapkan adalah yang mengunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan cara strategi diversifikasi (produk/pasar).

Kuadran 3 : perusahaan menghadapi peluang pasar yang sangat besar, tetapi dilain pihak , ia menghadapi beberapa kendala/kelamahan internal. Kondisi bisnis pada kuadran 3 ini mirip dengan Question mark pada BCG matrik. Focus strategi perusahaan ini adalah meminimalkan masalah-masalah internal perusahaan sehingga dapat merebut peluang pasar yang baik. Misalnya, Aple menggunakan strategi peninjauan kembali teknologi yang dipergunakan dengan cara menawarkan produk-produk baru dalam industry microcomputer.

Kuadran 4 : ini merupakan situasi yang sangat tidak mengguntungkan, perusahaan tersebut menghadapi berbagai ancaman dan kelemahan internal.

Sumber: Dikutip dari berbagai sumber

Demikian uraian tentang Pengertian Analisis SWOT Menurut Para Ahli, semoga bermanfaat.

Pengertian Debat Menurut Para Ahli

Dalam pembahasan kali ini admin akan mengulas mengenai debat yang dimana dalam hal ini meliputi pengertian menurut para ahli, unsur, ciri,macam dan tujuan.
Nah... agar lebih dapat memahami dan dimengerti mari kita simak ulasannya dibawah ini.

Pengertian Debata -
Debat merupakan kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok, mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan.
Pengertian Debat Menurut Para Ahli
Berikut ini beberapa pengertian debat menurut para ahli yang diantaranya yaitu:
Menurut KBBI “Kamus Besar Bahasa Indonesia” Pengertian debat ialah pembahasan atau pertukaran pendapat mengenai suatu hal dengan saling memberi alasan untuk mempertahankan pendapat masing-masing.
Menurut Hendri Guntur Tarigan “Retorika 1990:120” Definisi debat ialah saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia, dengan tujuan mencapai kemenangan satu pihak.
Menurut G. Sukadi Arti dari debat ialah saling adu argumentasi antar pribadi atau antar kelompok manusia dengan tujuan mencapai kemenangan.
Menurut Ensiklopedia Pengertian debat ialah kegiatan adu argumentasi antara dua pihak atau lebih, baik secara perorangan maupun kelompok dalam mendiskusikan dan memutuskan masalah dan perbedaan.
Pengertian Debat Menurut Para Ahli
Unsur-Unsur Debat
Di dalam suatu debat terdapat beberapa unsur antara lain yaitu:
  • Mosi yaitu hal atau topik yang diperdebatkan.
  • Tim Afirmatif yaitu tim yang setuju terhadap hal yang diperdebatkan “mosi”.
  • Tim negatif/oposisi yaitu tim yang tidak setuju/menentang mosi.
  • Tim netral yaitu tim yang memberikan argumen 2 sisi baik dukungan maupun sanggahan terhadap mosi.
  • Moderator yaitu orang yang memimpin dan memandu jalannya debat.
  • Penulis yaitu orang yang menulis kesimpulan suatu debat.
Ciri-Ciri Debat
Adapun ciri-ciri debat antara lain sebagai berikut:
Terdapat dua sudut pandang yaitu affirmatif “pihak yang menyetujui mosi/topik” dan negatif atau oposisi “pihak yang tidak menyetujui topik”.
  • Adanya suatu proses saling mempertahankan pendapat antara kedua belah pihak. 
  • Adanya saling adu argumentasi atau pendapat yang bertujuan untuk memperoleh kemenangan. 
  • Adanya sesi tanya jawab yang bersifat terbatas dan bertujuan untuk menjatuhkan pihak lawan. 
  • Adanya pihak yang berperan sebagi penengah yang biasanya dilakukan oleh moderator.
Macam-Macam Debat 
Adapun macam-macam debat diantaranya yaitu:
Debat Parlementer/Majelis “Assembly or parliamentary debating” Merupakan debat yang bertujuan memberi dan menambah dukungan bagi undang-undang tertentu dan semua anggota yang ingin menyatakan pandangan dan pendapatnya, debat parlementer merupakan ciri badan legislatif.
Debat Pemeriksaan Ulangan Untuk Mengetahui Kebenaran Pemeriksaan Terdahulu “Cross-Examination Debating” Merupakan debat yang bertujuan untuk mengajukan serangkaian pertanyaan yang satu dan yang lainnya berhubungan erat, yang menyebabkan para individu yang ditanya menunjang posisi yang hendak ditegakkan dan diperkokoh oleh sang penanya; debat pemeriksaan ulang ialah suatu teknik yang dikembangkan dikantor-kantor pengadilan.
Debat Formal, Konvensional Atau Debat Pendidikan “Formal, Conventional, Or Education Debating” Merupakan debat yang bertujuan untuk memberi kesempatan bagi dua tim pembicara untuk mengemukakan kepada para pendengar sejumlah argumen yang menunjang atau yang membantah suatu usul; debat formal didasarkan pada konversi-konversi debat bersama secara politis.

Sumber: Dikutip dari berbagai sumber.

Sekian uraian tentang Pengertian Debat Menurut Para Ahli, semoga bermanfaat.

Pengertian Revisi Menurut Para Ahli

Dalam pengerjaan Skripsi atau tugas lainnya sering kita mengalami yang namanya revisi, tanpa revisi kita tidak akan tahu apakah skripsi atau tugas lainnya sudah sesuai dengan yang di harapakan oleh orang lain.
Nah... pada kesempatan kali ini admin akan membahas tentang Pengertian Revisi menurut beberapa ahli.
Yukk kita langsung saja ke penjelasannya... :)


Pengertian Revisi - adalah kegiatan menyempurnakan suatu standar sesuai dengan kebutuhan. (PP RI No 15 Th 1991). 
Pengertian revisi adalah kegiatan pemeriksaan atau peninjauan kembali yang bertujuan untuk perbaikan. 
Pengertian revisi buku adalah buku penyempurnaan dari edisi sebelumnya (edisi revisi). Sedangkan pengertian revisi dalam penulisan buku adalah suatu tahapan pasca penulisan dimana seseorang meneliti ulang dan mengkaji secara lebih mendalam tentang tulisannya apakah ada kesalahan atau tidak.
Pengertian revisi DIPA adalah pergeseran atau perubahan rincian anggaran dalam DIPA. Revisi DIPA ini dibedakan menjadi 2 kategori yaitu Revisi Kuning dan Revisi Putih. 
Ketika berjumpa atau melihat kata revisi, mungkin sebagian dari kamu ada merasa sedikit panik, panik atau ekstra panik yang mengakibatkan kurang piknik. Terutama bagi kamu yang sedang skripsi dengan dosen pembimbing yang perfeksionis, atau kamu yang sedang kalap dalam menyusun laporan atau proposal di tempat kerja. Simpan terlebih dahulu rasa panikmu. Dan kita mulai membahas apa itu revisi ?
Singkatnya, pengertian revisi adalah sebuah proses peninjauan terhadap hasil kerja untuk dilakukan pebaikan atau pembaharuan. Khusus bagi kamu yang sedang sibuk skripsi, hal penting yang harus kamu tahu dalam revisi skripsi yaitu :
Pengertian Revisi
1. Revisi Teknis
Revisi teknis yang terjadi dalam skripsi kamu merupakan beban agak berat yang harus 1/2 kamu tanggung, kenapa ? karena revisi teknis ini berkaitan dengan isi dari skripsi atau penelitian yang kamu ajukan. Revisi ini terjadi apabila hasil akhir atau kesimpulan yang kamu buat kurang memuaskan dosen, jadi siap-siap deh dapet revisi ini. Tapi jangan khawatir, semua masalah pasti ada jalan keluarnya, dan jalan keluar dari revisi ini adalah tekun, teliti dan kecerdikanmu.
2. Revisi Non Teknis
Revisi non teknis ini revisi yang tidak terlalu penting tetapi pada suatu saat pasti akan diperlukan. Pentingnya karena ketepatan tanda baca dan penulisan kata baku yang ada di skripsi atau peneltian kita.
Secara umur, rata- rata mahasiswa yang skripsi itu berusia 21 tahun ke atas, itu artinya udah melewati masa pendidikan di SD, SMP, SMA ditambah keseharian kita menggunakan Bahasa Indonesia. Masa sih berpuluh-puluh tahun berlajar Bahasa Indonesia, tanda baca aja masih salah ? Ckckck. Dan disebut gak pentingnya karena tanda baca itu kecil banget, dan kenapa itu dosen telitinya minta ampun. Hehe
3. Revisi untuk rombak ulang
Nah kalo ini parahnya udah kebangetan, tapi hal ini sih sangat jarang terjadi. Jika rombak ulang memang terjadi, akan berbahaya pada nilai ataupun status kelulusan kamu. Untuk menghindari hal ini, kamu harus kompak dengan dosen pembimbing agar tidak ada salah faham dalam proses penyelesaian skripsi atau penelitianmu.

Sekian uraian tentang Pengertian Revisi, semoga bermanfaat...!

Pengertian Kecerdasan Buatan Menurut Para Ahli

Pengertian Kecerdasan Buatan - Kecerdasan buatan (artificial intelligence) adalah bagian dari ilmu komputer yang mempelajari tentang bagaimana sebuah komputer bisa dibuat dengan sedemikian rupa agar dapat melakukan pekerjaan seperti dan sebaik yang dilakukan oleh manusia.
Menurut John McCarthy (1956), kecerdasan buatan adalah suatu sistem komputer yang terbentuk untuk mengetahui dan memodelkan proses-proses berpikir manusia dan mendesain mesin agar dapat menirukan perilaku manusia.
Manusia bisa dengan pandai menyelesaikan masalah-masalah yang muncul karena manusia memiliki pengetahuan dan pengalaman yang dapat membantu dalam memecahkan masalah. Agar komputer dapat bertindak seperti dan sebaik manusia maka komputer diberikan pengetahuan dan kemampuan untuk menalar agar dapat mendapatkan pengalaman seperti layaknya manusia. 
Ada tiga tujuan kecerdasan buatan, yaitu: membuat komputer lebih cerdas, mengerti tentang kecerdasan, dan membuat mesin lebih berguna. Yang di maksud kecerdasan adalah kemampuan untuk belajar atau mengerti dari pengalaman, memahami pesan yang kontradiktif dan ambigu, menanggapi dengan cepat dan baik atas situasi yang baru, menggunakan penalaran dalam memecahkan masalah serta menyelesaikannya dengan efektif (Winston dan Prender gast, 1994). 
Apa itu kecerdasan buatan? Beberapa buku telah mendefinisikan tentang kecerdasan buatan, dan dapat dikelompokkan menjadi empat bagian, yaitu: 
  1. Sebuah sistem yang berpikir seperti manusia 
  2. Sebuah sistem yang dapat berpikir secara rasional  
  3. Sebuah sistem yang berperilaku seperti manusia  
  4. Sebuah sistem yang dapat berperilaku secara rasional
Lebih jauh lagi, berikut adalah beberapa definisi mengenai kecerdasan buatan yang dapat diketahui, yaitu: 
  • Menurut Rich dan Knight (1991, p3) : Kecerdasan buatan merupakan ilmu yang mempelajari bagaimana membuat sebuah komputer dapat mengerjakan sesuatu yang masih lebih baik dikerjakan manusia.  
  • Menurut Rolston (1988, p 15) : Kecerdasan buatan merupakan solusi berbasis komputer terhadap masalah yang ada, yang menggunakan aplikasi yang mirip dengan proses berpikir menurut manusia.  
  • Menurut Setiawan (1993, p 1) : Kecerdasan buatan dapat didefinisikan sebagai cabang ilmu komputer yang mempelajari otomisasi tingkah laku cerdas.
Terdapat dua bagian utama yang diperlukan agar dapat melakukan aplikasi kecerdasan buatan, yaitu: 
  1. Basis pengetahuan (knowledge base), yang berisi fakta, teori, pemikiran, dan hubungan satu dengan yang lainnya,  
  2. Motor inferensi (inference engine), yang berupa kemampuan mesin untuk menarik kesimpulan berdasarkan pengalaman. 
Pengertian Kecerdasan Buatan Menurut Para Ahli
Sekian uraian mengenai Pengertian Kecerdasan Buatan Menurut Para Ahli, semoga bermanfaat.

Pengertian Kurikulum Menurut Para Ahli

Pengertian Kurikulum menurut Grayson adalah suatu perencanaan untuk mendapatkan keluaran yang diharapkan dari suatu pembelajaran.

Menurut Inlow, Pengertian Kurikulum ialah semua pengalaman yang direncanakan, dimana dilakukan oleh sekolah untuk menolong para siswa dalam mencapai hasil belajar kepada kemampuan siswa yang paling baik.

William N Alexander dan Saylor J Gallen mengemukakan Pengertian Kurikulum merupakan keseluruhan usaha sekolah untuk memengaruhi belajar, baik yang berlangsung di kelas, di halaman ataupun di luar sekolah.

Pendapat William B Ragan mengenai Pengertian Kurikulum yaitu semua pengalaman anak yang menjadi tanggungjawab sekolah.

Dari pengertian kurikulum yang diungkapkan para ahli di atas, dapat disimpuLkan bahwa Pengertian Kurikulum adalah suatu perencanan pembelajaran, proses pembelajaran dan hasil dari perencanaan serta proses pembelajaran dari sekolah atau perguruan tinggi.

Kurikulum berasal dari bahasa latin, yaitu 'cucure' , yang artinya laluan atau jejak. Dengan demikian, kurikulum dimengerti sebagai suatu laluan atau jejak yang akan ditelusuri. Makna ini meluas menjadi 'jurusan'. Dalam bahasa Inggris, kurikulum dapat dipahami sebagai 'jelmaan' atau 'metamorfosis'. Paduan pengertian kurikulum ini dipahami sebagai laluan dari satu peringkat ke peringkat berikutnya.

Kurikulum menurut pandangan legalitas formal dari aturan perundangan yang ada. Berdasarkan undang-undang 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa Pengertian Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, bahan dan isi pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan.

Berdasarkan berbagai penjelasan mengenai pengertian kurikulum diatas, maka pengertian kurikulum dipahami bukan sekedar buku teks, pokok persoalan (subject matter), rangkaian pelajaran, isi atau program pendidikan, juga bukan sekedar pelajaran khusus. Kurikum merupakan semua situasi atau kedaan dalam lembaga pendidikan dapat menyelidiki,  memonitor, mengorganisasi dan mengevaluasi secara sadar terhadap pengembangan kepribadian peserta didik.

Demikianlah pembahasan mengenai pengertian kurikulum menurut para ahli, semoga tulisan saya mengenai pengertian kurikulum menurut para ahli dapat bermanfaat.

Sumber :

- Damsar, 2011. Pengantar Sosiologi Pendidikan. Yang Menerbitka PT Kencana Prenada Media Group : Jakarta.


Gambar. Pengertian Kurikulum

Pengertian Pembangunan Menurut Para Ahli

|Pengertian Pembangunan Menurut Para Ahli|

Pada kesempatan ini akan dibahas mengenai pengertian pembangunan menurut para ahli.

Pengertian Pembangunan Menurut Para Ahli, sebagai berikut :

Pengertian Pembangunan menurut Rogers adalah suatu proses perubahan sosial dengan partisipatori yang luas dalam suatu masyarakat yang dimaksudkan untuk kemajuan sosial dan material (termasuk bertambah besarnya kebebasan, keadilan dan kualitas lainnya yang dihargai) untuk mayoritas rakyat melalui kontrol yang lebih besar yang mereka peroleh terhadap lingkungan mereka.

Menurut InayatullahPengertian Pembangunan ialah perubahan menuju pola-pola masyarakat yang memungkinkan realisasi yang lebih baik dari nilai-nilai kemanusiaan yang memungkinkan suatu masyarakat mempunyai kontrol yang lebih besar terhadap lingkungan dan terhadap tujuan politiknya, dan yang memungkinkan pada warganya memperoleh kontrol yang lebih terhadap diri mereka sendiri.

Shoemaker mengungkapkan Pengertian Pembangunan merupakan suatu jenis perubahan sosial dimana ide-ide baru diperkenalkan kepada suatu sistem sosial untuk menghasilkan pendapatan perkapita dan tingkat kehidupan yang lebih tinggi melalui metode produksi yang lebih modernisasi pada tingkat sistem sosial.

Pendapat Kleinjans mengenai definisi dari Pengertian Pembangunan yaitu suatu proses pencapaian pengetahuan dan keterampilan baru, perluasan wawasan manusia, tumbuhnya suatu kesadaran baru, meningkatnya semangat kemanusiaan dan suntikan kepercayaan diri.
    Dari pengertian pembangunan yang diungkapkan para pakar di atas, dapat disimpulkan bahwa Pengertian Pembangunan adalah suatu proses perubahan ke arah yang lebih baik dalam lingkungan masyarakat.

    Adapun Tujuan Pembangunan terbagi atas 2 bagian, yaitu :
    1. Tujuan Umum Pembangun adalah suatu proyeksi terjauh dari harapan-harapan dan ide-ide manusia, komponen-komponen dari yang terbaik  atau masyarakat ideal terbaik yang dapat dibayangkan.
    2. Tujuan Khusus Pembangunan ialah tujuan jangka pendek, pada tujuan jangka pendek biasanya yang dipilih sebagai tingkat pencapaian sasaran dari suatu program tertentu. 
    Demikianlah pembahasan mengenai pengertian pembangunan menurut para ahli, semoga tulisan saya mengenai pengertian pembangunan menurut para pakar dapat bermanfaat.

    Sumber : Buku dalam Penulisan Pengertian Pembangunan Menurut Para Ahli :

    - Zulkarimen Nasution, 2007. Komunikasi Pembangunan (Pengenalan Teori dan Penerapannya). Yang Menerbitkan PT Raja Grafindo Persada : Jakarta.

    Gambar. Pengertian Pembangunan Menurut Ahli